Showing posts with label Kimia. Show all posts
Showing posts with label Kimia. Show all posts

Pengaruh Freon atau CFC (Mesin pendingin) dalam Pemanasan global dan Tubuh




Freon adalah suatu zat yang dipakai pada mesin pendingin seperti AC dan Kulkas agar dapat mendinginkan. Zat ini berbentuk gas dan biasanya berwarna putih. Bagi kita yang memiliki AC dirumah mungkin pernah melihatnya saat petugas AC menambahkan freon apabila AC anda kurang dingin.Freon disebut juga CFC (Cloro Fouro Carbon). Zat ini juga sering kita temukan dalam minyak wangi semprot, pilok, dan sebagainya.

Dalam mesin pendingin zat Freon digunakan untuk memberi efek dingin. Diibaratka dalam freon itu seperti bensin pada kendaraan bermotor.


Pengaruh Pada Pemanasan Global





Zat Freon atau CFC berperan dalam pemanasan global atau yang biasa disebut dengan global warming. Lalu Bagaimana freaon mempengaruhi pemanasan global ?

Freon dapat mempengaruhi pemnasan global karena pada saat zat ini dilepaskan di udara maka akan merubah lapisan ozon dan bahkan menipiskan lapisan ozon yang mana lapisan ozon ini berguna untuk melindungi bumi dan makhluk hidup dari paparan radiasi Ultra Violet B (UV-B) dan juga menyerap radiasi ultra violet dari matahari yang tinggi agar tidak sampai ke bumi.

Paparan radiasi ultra violet ini terutama radiasi ultraviolet B atau UV B dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Antara lain katarak, kanker kulit , dan penurunan kekebalan tubuh.

Freon dapat membuat lapisan ozon semakin tipis dikarenakan zat ini saat dilepaskan di udara dapat bereaksi dengan ozon. Ozon dibentuk oleh oksigen, rumus ozon adalah O3 namun karena bereaksi dengan freon maka lapisan ozon tersebut berubah menjadi O2 atau Oksigen sehingga akibat pelepasan freon ini mengurangi lapisan ozon di atmosfer bahkan hingga terdapat lubang ozon. Lubang inilah yang akhirnya membuat pemanasan global.


Pengaruh Freon pada Tubuh





Freon atau CFC dapat menimbulkan gejala keracunan bagi manusia akibat menghirup udara dari gas tersebut. Efek yang biasa di timbulkan adalah pembengkakan tenggorokan, sulit bernapas, sakit tenggorokan parah, kehilangan penglihatan, membakar mata, hidung, bibir dan lidah, luka bakar pada kerongkongan, muntah darah, darah dalam tinja, nyeri perut yang parah, irama jantung abnormal dan peredaran darah.

Selain itu juga akibat dari menghirup gas ini dapat menyebabkan irama jantung abnormal. Irama jantung abnormal adalah irama jantung dmana iramanya tidak seperti normal. Mungkin saja terlalu cepat detak jantung tersebut atau bahkan terlalu lemah. Sehingga dapat menimbulkan kematian.

Bahkan sebuah lembaga di luar negeri yaitu NIOSH (The National Institute for Occupational Safety and Health) pernah melaporkan sebuah kematian akibat penggunaan AC.


Berbagai sumber 

Apa itu Korosi? Penyebab dan Cara Mencegah Korosi

Berikut Apa korosi, penyebab dan cara mencegahnya 


Korosi





Korosi sangat sering kita dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Nama lain korosi disebut juga dengan karatan. Korosi sendiri umumnya terjadi pada benda-benda logam seperti besi. Korosi adalah reaksi antara logam dengan zat-zat disekitarnya misalnya udara dan air sehingga menimbulkan senyawa baru. Dalam perkaratan senyawa baru yang dimaksud ialah zat padat berwarna coklat kemerahan yang bersifat rapuh serta berpori. Rumus kimia dari karat besi adalah Fe2O3.xH2O.

Penyebab Korosi





Korosi terjadi karena adanya reaksi antara logam dan zat-zat disekitarnya. Pada karatan, karatan bisa terjadi karena udara yang lembab (oksigen dan air) mengorosi (bereaksi) terhadap besi sehingga muncul zat baru yaitu zat padat berwarna coklat kemerahan.

Peristiwa korosi sendiri merupakan proses elektrokimia, yaitu proses (perubahan / reaksi kimia) yang melibatkan adanya aliran listrik. Bagian tertentu dari besi berlaku sebagai kutub negatif (elektroda negatif, anoda), sementara bagian yang lain sebagai kutub positif (elektroda positif, katoda). Elektron mengalir dari anoda ke katoda, sehingga terjadilah peristiwa korosi.

Pencegahan Korosi




Korosi dapat menimbulkan kerugian karena dapat mengurangi umur barang-barang yang terbuat dari besi. Proses korosi memerlukan oksigen dan air oleh sebab itu maka prinsip untuk mencegah terjadinya korosi yaitu dengan menghindari kontak dengan salah satu oksigen atau air.

Berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah/memperlambat korosi :
  • Mengecat
    Cat dapat menghindarkan kontak langsung antara besi dan udara lembab sehingga dapat memperlambat korosi. Cara ini biasa dilakukan pada pintu, pagar, pipa besi, dan lain-lain.
  • Melumuri dengan oli
    Melumuri dengan oli dapat mencegah kontak langsung dengan air dan uadara lembab. Cara ini biasa dilakukan pada perkakas dan mesin.
  • Dibalut dengan plastik
    Cara ini biasa digunakan misalnya pada rak piring dan keranjang sepeda.
  • Tin Plating
    Tin plating ialah pelapisan dengan timah. Cara ini dilakukan biasanya pada kaleng kemasan karena timah merupakan logam yang anti karat.
  • Galvanisai
    Galvanisasi adalah pelapisan dengan zink. Cara ini dilakukan karena zink juga merupakan logam anti karat. Contohnya pada : tiang listrik atau tiang telepon, papa air, dan pagar.
  • Cromium Plating
    Cromium Plating adalah pelapisan dengan menggunakan kromium. Sama seperti zink, kromium dapat memberikan perlindungan terhadap korosi meskipun lapisan kromium ada yang rusak. Cara ini biasa dilakukan pada sepeda dan bumper mobil.


Catatan:

Tidak semua logam dapat mengalami korosi bahkan emas sama sekali tidak mengalami korosi. Berikut ini beberapa logam yang tidak bisa mengalami karat antara lain: Aluminium, zink, timah, tembaga, perak, dan emas.

Kehalalan Zat-Zat Adiktif Sintetik pada Makanan dan Bahayanya




Kita pasti pernah membeli makanan ringan di warung ataupun di toko-toko terdekat. Kebanyakan yang dijual di sana pasti makanan ringan dan minuman. Makanan dan tersebut bentuknya sangat menarik dan berwarna-warni, Selain itu juga rasanya yang manis dan gurih membuat kita semakin tertarik.

Sebenarnya, makanan ringan seperti itu memang tidak sehat. Karena banyak mengandung zat diktif makanan yang ditambahkan. Zat adiktif makanan adalah zat yang ditambahkan pada makanan yang bukan berasal dari makanan itu sendiri dengan jumlah kecil dengan tujuan memperbaiki cita rasa, tekstur , dan membuat makanan itu menjadi awet dan tahan lama apabila disimpan.

Walaupun za adiktif itu sendiri terbagi menjadi dua, yaitu zat adiktif makanan alami dan zat adiktif makanan sintetis atau buatan. namun kebanyakan yang digunakan oleh perusahaan makanan dan minuman ringan adalah zat adiktif makanan buatan. Dengan alasan biaya yang lebih murah dan dengan jumlah yang sedikit pada makanan dapat membuat efek yang lebih baik dan lebih menonjol.


Tetapi zat adiktif buatan tersebut sangat tidak sehat selain itu ada yang diragukan kehalalannya karena berbagai hal. Berikut ini zat-zat adiktif makanan yang diragukan kehalalannya :

Bahan makananAlasan
Potasium nitrat (E252)Dapat dibuat dari limbah hewani atau sayuran. Digunakan untuk pengawet, kuring, mempertahankan warna daging. Contoh pada sosis, ham, keju Belanda.
L-asam tartarat (E334)Kebanyakan sebagai hasil samping industri wine, sebagai antioksidan pemberi rasa asam produksusu beku, jelly, rotiminumantepung telur, wine, dll.
Turunan asam tartarat E335, E336, E337, E353 (dari E334)Dapat berasal dari hasil samping industri wine antioksidan, buffer, pengemulsi, dll.
Gliserol/gliserin (E422)Hasil samping pembuatan sabun, lilin dan asam lemak dari minyak/lemak (dapat berasal dari lemak hewani). Sebagai pelarut rasa, menjaga kelembaban (humektan), plasticizer pada pengemas. Bahan coating untuk dagingkeju, kue, camilan, dll.
Asam lemak dan turunannya, E430, E431, E433, E434, E435, E436Dapat berasal dari turunan hasil hidrolisis lemak hewani. Pengemulsi, penstabil, E343: antibusa. Terdapat pada produk roti dan kue, donat, produk susu (es krim), desserts beku, minuman, dll.
Pengemulsi yang dibuat dari gliserol dan/atau asam lemak (E470 – E495)Dapat dibuat dari hasil hidrolisis lemak hewani untuk menghasilkan gliserol dan asam lemak sebagai pengemulsi, penstabil, pengental, pemodifikasi tekstur, pelapis, plasticizer, dll. Terdapat pada Snacks, margarin, desserts, coklat, cake, puding.
Edible bone phosphate(E542)Dibuat dari tulang hewan, anti craking agent, suplemen mineral. Terdapat pada makanan suplemen.
Asam stearatDapat dibuat dari lemak hewani walaupun secara komersil dibuat secara sintetik dari anticracking agent.
L-sistein E920Dapat dibuat dari bulu hewan/unggas dan di Cina dibuat dari bulu manusia. Sebagai bahan pengembang adonan, bahan dasar pembuatan perisa daging. Untuk produksi tepung dan produk roti, bumbu dan perisa.
Wine vinegar dan malt vinegarMasing-masing dibuat dari wine dan bir. Sebagai pemberi rasa bumbu-bumbu, saussalad.

Referensi























Berikut ini beberapa zat-zat pada makanan dan bahayanya:

1.Rhodamin B (pewarna tekstil)
Kanker dan menimbulkan keracunan pada paru-paru, tenggorokan, hidung, dan usus

2.Tartazine
Meningkatkan kemungkinan hyperaktif pada masa kanak-kanak.

3.Sunset Yellow
Menyebabkan kerusakan kromosom

4. Ponceau 4R
Anemia dan kepekatan pada hemoglobin.

5.Carmoisine (merah)
Menyebabkan kanker hati dan menimbulkan alergi.

6.Quinoline Yellow
Hypertrophy, hyperplasia, carcinomas kelenjar tiroid

Nama Zat Pemanis dan Penyakit yang ditimbulkan

1.Siklamat :
Kanker (Karsinogenik)

2.Sakarin :
Infeksi dan Kanker kandung kemih

3.Aspartan :
Gangguan saraf dan tumor otak

4.Semua pemanis buatan :
Mutagenik

sumber: wikipedia & kasehat.com

Pengaruh Karbon Monoksida (CO) terhadap hemoglobin dan Efeknya




Pengaruh Karbon Monoksida (CO) terhadap hemoglobin dan Efeknya - Hidup di wilayah perkotaan dengan kepadatannya dan kebisingannya serta kemacetannya memang sangat membosankan dan sangat tidak sehat. Memang dilain sisi kita memperoleh keuntungan dengan tinggal diwilayah perkotaan. Seperti mudahnya akses pendidikan, pangan, gaya hidup, dan pekerjaan. Namun disisi lain banyak kerugian yang justru tidak sebanding dengan keuntungan hidup didaerah perkotaan. Seperti tingkat individualis masyarakat yang tinggi, mudah stress, dan penyakit akibat polusi-polusi yang ada.

Bagi kita yang tinggal dikota besar pasti selalu berpaparan dengan polusi udara. Seperti polusi pembakaran sampah, asap kendaraan bermotor, asap pabrik , dan lain-lain. Tapi sebenarnya hal itu sangat tidak sehat dan dapat menimbulkan penyakit jangka panjang, sama seperti pengguna rokok bahkan lebih berbahaya dari itu. Salah satu yang menyebabkan hal tersebut adalah dikota besar kita selalu menghirup gas CO (carbon monoksida) yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil.

Gas CO (carbon monoksida) sangat mudah terikat oleh hemoglobin. Fungsi hemoglobin yang paling utama adalah mengikat oksigen. Hemoglobin di dalam darah membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan tubuh dan membawa kembali karbondioksida dari seluruh sel ke paru-paru untuk dikeluarkan dari tubuh. Namun karena karena menghirup gas CO maka gas tersebut akan mudah masuk kedalam sistem peredaran darah kita sehingga dapat menyebabkan Oksigen kalah bersaing dengan karbon monoksida sehingga kadar oksigen dalam darah manusia akan menurun drastis. Seperti yang kita tahu, oksigen diperlukan dalam proses metabolisme tubuh sel, jaringan dan organ dalam tubuh manusia. Dengan keberadaan CO di dalam darah, maka akan menghambat metabolisme tubuh manusia.

Selain itu juga, Gas CO akan menghambat terjadinya proses respirasi atau oksidasi sitokrom. Hal ini akan mengakibatkan pembentukan energi tidak maksimal. Karbon monoksida akan berikatan langsung dengan sel otot jantung dan sel tulang. Akibatnya terjadi keracunan CO pada sel tersebut dan merembet pada sistem saraf manusia.


Monosodium Glutamat (MSG) dan Keamanannya Bagi Tubuh




Setiap kita ingin memasak sebuah masakan pasti tidak terlepas dari bumbu. Bumbu tersebut terdiri dari berbagai macam tanaman yang dapat memberikan cita rasa tertentu maupun dari senyawa kimia seperti garam dan MSG. Namun, terkadang kita beranggapan bahwa senyawa kimia yang terdapat pada makanan seperti MSG itu tidak sehat. Mungkin karena beberapa dari kita pernah mendengar istilah "syndrom masakan china" dimana ada orang yang mengatakan ia mengalami mual, pusing, dan lain-lain akibat menyantap masakan yang mengandung MSG.

Monosodium glutamat (MSG) adalah garam natrium dari asam glutamat yang merupakan salah satu asam amino non-esensial yang terbentuk secara alami. MSG pertama kali ditemukan oleh seorang profesor jepang yang bernama Kikunae Ikeda. Profesor Kikunae Ikeda mengisolasi asam glutamat sebagai bahan rasa baru pada tahun 1908 dari ganggang laut Laminaria japonica, kombu, dengan ekstraksi air dan kristalisasi, dan menamai rasa ini umami.



Keamanan MSG

Mungkin sebagian dari kita beranggapan bahwa MSG itu tidak aman. Ada yang bilang bisa menyebabkan obesitas, asma , bahkan gangguan pada fungsi otak. Namun, semua itu terbukti tidak benar. Karena buktinya selama 100 tahun MSG telah digunakan tidak menimbulkan efek apapun pada konsumen. Selain itu juga selama ini telah dilakukan penelitian terhadap bahan ini untuk memperjelas peranan, manfaat, dan keamanan MSG. 

Pada saat ini, badan-badan internasional dan nasional untuk keamanan zat tambahan makanan menganggap MSG aman untuk dikonsumsi manusia sebagai penguat cita rasa. Sindrom Kompleks MSG pada mulanya dinamai "Sindrom Restoran Cina" saat Robert Ho Man Kwok secara anekdotal melaporkan gejala yang dia rasakan setelah menyantap makanan Cina-Amerika. Kwok mengemukakan berbagai alasan di balik gejala tersebut, termasuk alkohol dari pemasakan dengan anggur, kandungan natrium, atau bumbu MSG. Tetapi hanya MSG yang menjadi pusat perhatian dan sejak saat itu gejala-gejala tersebut mulai dikaitkan dengan MSG. Efek anggur atau kandungan garam tidak pernah dipelajari. Dalam tahun-tahun berikutnya, daftar gejala non-spesifik terus bertambah atas dasar anekdot.

Berikut ini 2 negara yang menyatakan bahwa MSG aman digunakan:
  • Australia dan Selandia Baru
    Peraturan no. 1.2.4 dalam Australia and New Zealand Food Standards mewajibkan pelabelan mengenai adanya MSG sebagai zat tambahan makanan pada makanan kemasan. Label tersebut harus menampilkan nama kelas zat tambahan makanan (mis. penguat cita rasa), diikuti dengan nama zat tambahan makanan, MSG, atau nomor Sistem Penomoran Internasional-nya (INS/International Numbering System), 621.
  • Amerika Serikat
    FDA menganggap label seperti “Tanpa MSG" atau “Tanpa Tambahan MSG” sebagai menyesatkan jika makanan mengandung bahan yang merupakan sumber glutamat bebas, seperti protein terhidrolisis. Pada tahun 1993, FDA mengusulkan penambahan frase “(mengandung glutamat)” pada nama umum atau biasa dari hidrolisat protein tertentu yang mengandung sejumlah besar glutamat.

    Dalam bukunya yang berjudul On Food and Cooking versi tahun 2004, penggemar makanan dan pengarang Harold McGee menyatakan bahwa "[setelah banyak penelitian], toksikolog telah menyimpulkan bahwa MSG merupakan bahan yang tidak berbahaya bagi sebagian besar orang, dalam jumlah besar sekali pun.

Bahan bakar Alternatif dari Karbon Dioksida (Co2)




Tim peneliti dari University of Georgia berhasil mengembangkan cara baru memanfaatkan karbon dioksida di atmosfer dan mengubahnya menjadi bahan bakar dan produk lain yang bermanfaat. 

"Pada dasarnya, yang kami lakukan adalah menciptakan mikroorganisme yang mengubah karbon dioksida persis seperti bagaimana tumbuhan melakukannya, menyerapnya, dan menghasilkan sesuatu yang berharga," kata Michael Adams dari Bioenergy Systems Research Institute University of Georgia. 

Tumbuhan seperti diketahui mengubah karbon dioksida menjadi glukosa dengan bantuan sinar Matahari dan air. Glukosa tersebut bisa diproses menjadi etanol lewat fermentasi. Namun, proses secara langsung sulit sebab glukosa tersembunyi pada bagian dalam tumbuhan.

"Penemuan ini berarti kita berupaya menghilangkan tumbuhan sebagai pihak tengah," ungkap Adams yang telah memublikasikan hasil penelitiannya di Proceedings of the National Academies of Sciences.

"(Dengan metode ini) kita dapat mengambil karbon dioksida langsung dari atmosfer dan mengubahnya menjadi produk lain seperti bahan bakar dan bahan kimia tanpa harus melewati proses yang tidak efisien seperti menumbuhkan tanaman dan ekstraksi karbon dioksida dari biomassa," katanya.

Tim peneliti merekayasa materi genetik mikroorganisme pemakan karbohidrat, Pyrococcus furious, yang tumbuh subur di laut dalam, dekat ventilasi hidrotermal. Mikroba itu dibuat mampu mengonsumsi karbon dioksida pada lingkungan dengan suhu yang jauh lebih rendah.

Setelah berhasil membuat strain baru dari bakteri tersebut, peneliti menggunakan gas hidrogen untuk menghasilkan reaksi kimia di dalam tubuh mikroorganisme yang akan menggabungkan hidrogen dengan karbon dioksida menjadi asam 3-hydroxypropionic yang digunakan industri kimia secara umum untuk membuat akrilik dan produk lainnya.

Dengan melakukan rekayasa genetika pada strain baru P furiosus, peneliti dapat membuat versi baru dari mikroorganisme hasil rekayasa tersebut yang akan mampu memanfaatkan karbon dioksida menjadi produk industri lainnya, termasuk bahan bakar (fuel).

Adams menambahkan, proses ini adalah langkah pertama yang sangat penting dan menjanjikan guna pengembangan metode produksi bahan bakar yang efisien dan bisa mengefektifkan biaya. 

"Ke depannya, kami akan mengembangkan prosesnya dan mulai mencobanya pada skala yang lebih besar," katanya

Mengenal Karbon Monoksida dan Cara mencegah Keracunan Karbon Monoksida




Karbon monoksida merupakan gas yang tidak berwarna dan tidak berbau. Meskipun Anda tidak bisa melihat, mencium bau atau merasakannya, gas karbon monoksida (CO) ini sangat beracun. Gas monoksida ini lebih mudah diikat oleh hemoglobin dalam darah dari pada oksigen sehingga dapat dengan cepat membuat seseorang mengalami keracunan.

Dilansir Howitworksdaily, Rabu (23/1/2013), fakta unik terkait karbon monoksida ialah, gas ini secara langsung maupun tak langsung, merenggut nyawa lebih dari 50 orang setiap tahunnnya di Inggris. 

Karbon monoksida bisa muncul dari pembakaran tidak sempurna dari bahan bakar berbasis karbon, seperti batubara. Energi dilepaskan ketika bahan bakar bereaksi dengan oksigen.

Untuk menunjukkan efisiensi, bahan bakar fosil ini harus memiliki pasokan udara yang kaya. Ketika bahan bakar dibakar dengan pembakaran oksigen yang mencukupi, hal itu akan dapat menghasilkan karbondioksida dan air.

Namun, ketika bahan bakar hidrokarbon dibakar dengan hanya pasokan udara yang terbatas, pembakaran tidak sempurna bisa terjadi. Inilah yang menghasilkan karbon (dalam bentuk abu), air dan gas karbon monoksida beracun.

Wikipedia menerangkan, meskipun dianggap sebagai polutan, karbon monoksida telah lama ada di atmosfer sebagai hasil produk dari aktivitas gunung berapi. Ia larut dalam lahar gunung berapi pada tekanan yang tinggi di dalam mantel bumi.

Karbon monoksida juga kabarnya digunakan dalam sistem kemasan di Amerika Serikat. Sistem kemasaran tersebut khususnya digunakan dalam produk-produk daging segar seperti daging kerbau dan babi.

Karbon monoksida merupakan gas beracun dan tidak berbau maupun berwarna. Ia merupakan sebab utama keracunan yang paling umum terjadi di beberapa negara.

Paparan gas ini dapat mengakibatkan keracunan sistem saraf pusat dan jantung. Setelah keracunan, sering terjadi sekuelae (kondisi patologis) yang berkepanjangan. Karbon monoksida juga memiliki efek-efek buruk bagi bayi dari wanita hamil. Gejala dari keracunan ringan meliputi sakit kepala dan mual-mual.

Karbon monoksida dikenal sebagai gas, tak terlihat tidak berbau yang dapat bocor dari pembakaran bahan bakar peralatan. Gejala dapat mencakup pusing, sakit kepala, kelelahan, sesak napas, dan mual. keracunan karbon monoksida dapat membunuh ribuan orang per tahun. Bagi mereka yang bertahan hidup mungkin memiliki kerusakan otak ireversibel. Dengan menggunakan karbon monoksida detektor

berikut yang dapat kita lakukan untuk mencegah terjadinya keracunan gas karbon monoksida :

1. 
memastikan pembakaran gas peralatan yang mencakup rentang, air pemanas, pengering, oven, dapat bekerja dengan baik selama setidaknya setahun sekali. Layanan ini mungkin disediakan oleh perusahaan gas lokal Anda. Juga, jangan lupa untuk memeriksa perapian sebelum Anda menggunakan setiap musim dingin untuk memastikan bahwa cerobong asap jelas dan juga benar ventilasi.

2. Tidak menyalakan mobil atau mesin motor di ruang tertutup seperti garasi maupun gang sempit. Yang mana seperti yang kita ketahui, hasil pembakaran bahan bakar fosil pada kendaraan bermotor menghasilkan karbon monoksida. Oleh, sebab itu lakukanlah pemanasan mesin kendaraan bermotor anda di luar ruangan. 

3. Hindari beraktivitas dijalan raya dalam waktu yang lama misalkan 12 jam sehari. Apalagi kita tidak menggunakan masker dan memakai kendaraan beroda dua sudah pasti kita akan menghirup karbon monoksida dari kendaraan pengguna jalan yang lain. 


Dampak Kebocoran Radioaktif dan Kasus Pencemaran Radioaktif



Kebocoran radioaktif adalah peristiwa bocornya bahan yang mengandung unsur radioaktif sehingga mengontaminasi suatu daerah baik lautan, daratan, udara serta makhluk hidup. Radioaktif berhubungan dengan pemancaran suatu partikel dari sebuah inti atom. Sedangkan unsur radioaktif adalah unsur yang mempunyai nomor atom diatas 83.

Dalam suatu kebocoran radioaktif seperti pada kebocoran PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir) maupun yang disengaja seperti pengeboman dua kota di Jepang yaitu Hiroshima dan Nagasaki akan meyebabkan makhluk hidup disekitarnya terkontaminasi dengan radioaktif. Kontaminasi Radioaktif atau disebut juga dengan kontaminasi Radiologi adalah saat dimana suatu benda maupun makhluk hidup seperti manusia terpapar radioaktif sehingga tubuh dan benda-benda tersebut terdapat radioaktif.

Efek radioaktif bagi tubuh manusia ialah radioaktif akan terkonsentrasi atau terkumpul dalam organ tubuh seperti paru-paru, ginjal, dan sistem peredaran darah dan jaringan lainnya bisa menimbulkan penyakit kanker dan gangguan ginjal. Batas konsentrasi uranium di dalam tubuh manusia adalah 3 mikrogram pergram jaringan tubuh.

Kebanyakan dari kita beranggapan bahwa radioaktif sangat berbahaya bagi tubuh, namun ternyata radioaktif banyak dimanfaatkan dalam bidang kedokteran untuk terapi kanker karena dapat menghancurkan sel kanker maupun sel normal. Dalam dunia kedokteran terapi radioaktif itu disebut radioterapi,  irradiasi , terapi sinar "X" atau yang populer yaitu dibestral.

Beberapa kasus pencemaran radioaktif :

  1. Kebocoran PLTN Fukushima diJepang
    Seperti kita ketahui pada 2011 lalu terjadi gempa yang sangat dahsyat dan menimbulkan tsunami yang melanda Jepang. Pada saat terjadi tsunami tersebut kira-kira 220 ton air dalam instalasi nuklir PLTN Fukushima bocor. Dalam insiden ini pemburu paus menemukan 2 paus dilaut jepang terkontaminasi radiasi walaupun masih dibawah batas normal.
  2. Pengeboman Hiroshima dan Nagasaki pada PD II
    Pada perang dunia kedua Amerika Serikat membombardir dua kota Jepang yaitu Hiroshima dan Nagasaki. Nama kedua bom atom yang digunakan itu ialah Fatman dan Litle Boy. Dimana dalam peristiwa bersajarah ini Jepang langsung menyerah kepada Amerika Serikat.
  3. Chernobyl - Ukraina
    Inilah kebocoran PLTN yang paling populer diseluruh dunia. Diperkirakan sekitar 56 kematian yang terjadi sebagai akibat langsung dari bencana ini, 47 orang di antaranya adalah pekerja reaktor nuklir tersebut, sedangkan 9 lainnya adalah anak-anak yang mengidap kanker thyroid. Sedangkan diperkirakan 4.000 korban meninggal dunia akibat efek radiasi jangka panjang. Tetapi dikarenakan saat itu Uni Soviet berusaha menutup-nutupi jumlah korban sebenarnya, jumlah yang pasti tidaklah bisa diketahui, tetapi WHO me-release korban yang meninggal dunia sebagai akibat tidak langsung sebesar 9.000 orang.

Nuklir: Pengertian , bahan pembuatnya , dan Kegunaan

1. Pengertian Nuklir

Menurut Wikpedia Bahasa Indonesia ,Kata nuklir berarti bagian dari atau yang berhubungan dengan nukleus atom (inti atom).. Dalam fisika nuklir, sebuah reaksi nuklir adalah sebuah proses di mana dua nuklei ataupartikel nuklir bertubrukan, untuk memproduksi hasil yang berbeda dari produk awal. Pada prinsipnya sebuah reaksi dapat melibatkan lebih dari dua partikel yang bertubrukan, tetapi kejadian tersebut sangat jarang. Bila partikel-partikel tersebut bertabrakan dan berpisah tanpa berubah (kecuali mungkin dalam level energi), proses ini disebut tabrakan dan bukan sebuah reaksi.

Dikenal dua reaksi nuklir, yaitu reaksi fusi nuklir dan reaksi fisi nuklir. Reaksi fusi nuklir adalah reaksi peleburan dua atau lebih inti atom menjadi atom baru dan menghasilkan energi, juga dikenal sebagai reaksi yang bersih. Reaksi fisi nuklir adalah reaksi pembelahan inti atom akibat tubrukan inti atom lainnya, dan menghasilkan energi dan atom baru yang bermassa lebih kecil, serta radiasi elektromagnetik. Reaksi fusi juga menghasilkan radiasi sinar alfa, beta dan gamma yang sagat berbahaya bagi manusia.

Contoh reaksi fusi nuklir adalah reaksi yang terjadi di hampir semua inti bintang di alam semesta. Senjata bom hidrogen juga memanfaatkan prinsip reaksi fusi tak terkendali. Contoh reaksi fisi adalah ledakan senjata nuklir dan pembangkit listrik tenaga nuklir.

Unsur yang sering digunakan dalam reaksi fisi nuklir adalah Plutonium dan Uranium (terutama Plutonium-239, Uranium-235), sedangkan dalam reaksi fusi nuklir adalah Lithium dan Hidrogen(terutama Lithium-6, Deuterium, Tritium).

2. Bahan Pembuatnya

Bahan Pembuat nuklir adalah Uranium. Uranium merupakan unsur radioaktif. Berikut ini adalah pengertian uranium dan cara kerjanya menurut Organisasi Nuklir Dunia atau World Nuclear Assosiation yang dapat dilihat di www.world-nuclear.org :

  • Uranium adalah logam yang sangat berat yang dapat digunakan sebagai sumber berlimpah energi terkonsentrasi.
  • Uranium terjadi pada sebagian besar batu di konsentrasi 2 sampai 4 bagian per juta dan adalah sebagai umum dalam kerak bumi sebagai timah, tungsten dan molybdenum. Uranium terjadi dalam air laut, dan dapat pulih dari lautan.
  • Uranium ditemukan pada tahun 1789 oleh Martin Klaproth, seorang kimiawan Jerman, dalam mineral yang disebut bijih-bijih uranium. Hal ini dinamakan planet Uranus, yang telah ditemukan delapan tahun sebelumnya.
  • Uranium rupanya dibentuk pada supernova sekitar 6,6 miliar tahun yang lalu. Meskipun tidak umum di tata surya, hari ini peluruhan radioaktif yang lambat menyediakan sumber utama panas di dalam bumi, menyebabkan konveksi dan pergeseran benua.
  • Kepadatan tinggi uranium berarti bahwa ia juga menemukan menggunakan dalam keels dari yacht dan sebagai counterweight untuk kontrol permukaan pesawat, serta untuk perisai radiasi.
  • Uranium memiliki titik lebur adalah 1.132 ° C. Simbol kimia untuk uranium adalah U.

3. Kegunaan Nuklir

Nukklir ternyata memiliki banyak kegunaan. Berikut ini beberapa kegunaan nuklir yang telah digunakan oleh negara-negara maju , yang antara lain:

Sebagai Sumber Listrik yang Hemat

Lebih dari 14% dari listrik dunia dihasilkan dari uranium dalam reaktor nuklir. Jumlah ini lebih dari 2500 miliar kWh setiap tahun, seperti halnya dari semua sumber listrik di seluruh dunia pada tahun 1960.
 
Ini berasal dari beberapa 440 reaktor nuklir dengan kapasitas produksi total sekitar 377 000 megawatt (MWe) yang beroperasi di 30 negara. Lebih dari 60 reaktor lagi sedang dibangun dan lain 150 yang direncanakan.


Belgia, Bulgaria, Republik Ceko, Finlandia, Perancis, Hungaria, Jepang, Korea Selatan, Slovakia, Slovenia, Swedia, Swiss dan Ukraina semua mendapatkan 30% atau lebih dari listrik dari reaktor nuklir. Amerika Serikat memiliki lebih dari 100 operasi reaktor, memasok 20% dari listrik. Perancis mendapat tiga perempat dari listrik dari uranium.
 
Senjata Militer

Kedua uranium dan plutonium yang digunakan untuk membuat bom sebelum mereka menjadi penting untuk membuat listrik dan radioisotop. Jenis uranium dan plutonium untuk bom berbeda dari yang di pembangkit listrik tenaga nuklir. Bom-grade uranium sangat diperkaya (> 90% U-235, bukannya sampai dengan 5%), bom-plutonium yang cukup murni Pu-239 (> 90%, bukan 60% dalam reaktor-grade) dan dibuat dalam reaktor khusus.


Sejak 1990-an, karena perlucutan senjata, banyak uranium militer menjadi tersedia untuk produksi listrik. Uranium militer diencerkan tentang 25:1 dengan uranium habis (kebanyakan U-238) dari proses pengayaan sebelum digunakan dalam pembangkit listrik. Plutonium militer mulai digunakan sama, dicampur dengan depleted uranium
 
Radio Isotop

Dalam kehidupan sehari-hari kita membutuhkan makanan, air dan kesehatan yang baik. Hari ini, isotop radioaktif memainkan peranan penting dalam teknologi yang menyediakan kita dengan semua tiga. Mereka diproduksi oleh membombardir sejumlah kecil elemen tertentu dengan neutron.

Dalam dunia kedokteran, radioisotop secara luas digunakan untuk diagnosis dan penelitian. Pelacak kimia radioaktif memancarkan radiasi gamma yang menyediakan informasi diagnostik tentang seseorang anatomi dan fungsi organ tertentu. Radioterapi juga menggunakan radioisotop dalam pengobatan beberapa penyakit, seperti kanker. Lebih kuat sumber gamma digunakan untuk mensterilkan jarum suntik, perban dan peralatan medis lainnya. Sekitar satu orang dalam dua di dunia barat kemungkinan akan mengalami manfaat dari kedokteran nuklir di masa hidup mereka, dan gamma peralatan sterilisasi hampir universal.

Dalam pengawetan makanan, radioisotop yang digunakan untuk menghambat tumbuh tanaman akar setelah panen, untuk membunuh parasit dan hama, dan untuk mengontrol pematangan buah dan sayuran disimpan. Iradiasi pangan diterima oleh dunia dan nasional otoritas kesehatan untuk konsumsi manusia dalam peningkatan jumlah negara. Mereka meliputi kentang, bawang, buah-buahan kering dan segar, biji-bijian dan produk biji-bijian, unggas dan ikan. Beberapa makanan prepacked juga dapat diradiasi.
 
Dalam ternak tumbuh tanaman dan peternakan, radioisotop juga memainkan peran penting. Mereka digunakan untuk memproduksi hasil tinggi, varietas tahan penyakit dan tahan cuaca tanaman, untuk mempelajari bagaimana pupuk dan insektisida bekerja, dan untuk meningkatkan produktivitas dan kesehatan hewan domestik.

Industri, dan pertambangan, mereka digunakan untuk memeriksa Welds, untuk mendeteksi kebocoran, untuk mempelajari laju memakai logam, dan untuk di-stream analisis berbagai mineral dan bahan bakar.
 
Ada banyak kegunaan lain. Sebuah radioisotop berasal dari plutonium yang terbentuk dalam reaktor nuklir digunakan dalam detektor asap kebanyakan rumah tangga.
 
Radioisotop digunakan untuk mendeteksi dan menganalisis polutan di lingkungan, dan untuk mempelajari gerakan air permukaan di sungai dan juga air tanah.
Kegunaan Lain

Ada juga kegunaan lain untuk reaktor. Sekitar 200 kecil nuklir reaktor daya sekitar 150 kapal, sebagian besar kapal selam, tetapi mulai dari pembuka percakapan ke kapal induk. Ini bisa tinggal di laut untuk waktu yang lama tanpa harus melakukan pengisian bahan bakar berhenti. Dalam Arktik Rusia di mana kondisi operasi berada di luar kemampuan pembuka percakapan konvensional, sangat kuat bertenaga nuklir kapal beroperasi hampir sepanjang tahun, di mana sebelumnya hanya dua bulan dapat digunakan setiap tahun.
 
Panas yang dihasilkan oleh reaktor nuklir juga dapat digunakan secara langsung dan bukan untuk menghasilkan listrik. Di Swedia dan Rusia, misalnya, digunakan untuk memanaskan bangunan dan untuk menyediakan panas untuk berbagai proses industri seperti desalinasi air. Desalinasi nuklir kemungkinan menjadi wilayah pertumbuhan utama dalam dekade berikutnya.

Tinggi suhu panas dari reaktor nuklir kemungkinan akan dipekerjakan dalam beberapa proses industri di masa depan, terutama untuk membuat hidrogen.

Cara Mengubah Air Laut menjadi Air Minum atau air tawar

Seperti yang kita ketahui bahwa air laut merupakan zat campuran. Yaitu , campuran antara air tawar dan garam. Karena air laut merupakan campuran maka air laut bisa dipisahkan hingga menjadi dua komponen capurannya. yaitu air tawar biasa dan garam. Namun , disini kita akan memisahkan air tawar saja.

Cara memisahkannya ternyata sangat mudah seperti contoh gambar disamping ini. Yaitu , dengan cara destilasi atau penyulingan yang sederhana dan bisa dicoba dengan berbagai alat atau bahan-bahan yang sederhana dan mudah didapatkan.

Destilasi
Destilasi atau penyulingan adalah suatu proses pengembunan yan diikuti proses penguapan. Destilasi ini dapat digunakan untuk memisahkan komponen dari dari campurannya dengan menggunakan perbedaan titik didih. apabila titik didih komponen lain jauh lebih tinggi.

Cara Kerja
Cara kerjanya adalah ketika air laut didihkan atau dipanaskan (titik didih air 100 derajat celcius) maka akan terjadi penguapan air tawar sedangkan garam tidak menguap. Hal itu dikarenakan perbedaaan titik didih yang sangat jauh. yaitu titik didih ialah 1.400 derajat celcius sedangkan air 100 derajat celcius. hal tersebut menyebabkan air menguap yang kemudian diembunkan. Maka dari embun itulah disebut air murni namun belum steril. Air murni itulah yang bisa kita manfaatkan untuk mandi , mencuci , dll. Namun apabila kita iingin gunakan untuk minum ckup kita sterilkan, yaitu dengan memasak lagi hingga mendidih.